Pendukung Umar – Madeng Datangi KPU dan Panwas Bone, ini Tuntutannya…..

by -1,242 views

Lontarapos.com, Watampone – Massa pendukung pasangan bakal calon Bupati Bone dan Wakil Bupati Bone dari jalur Independen tampaknya tidak menerima hasil keputusan rapat Pleno di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bone beberapa hari sebelumnya pasangan ini dinyatakan gugur dan tidak memenuhi syarat maju melalui jalur perseorangan.

Bersama ratusan simpatisannya Umar-Madeng mendatangi kantor Panwas Kabupaten Bone, untuk berkonsultasi terkait keputusan KPUD Bone yang menetapkan mereka gugur sebagai calon.

“Kami datang kesini, Panwas Bone karena merasa ada keganjalan serta adanya dugaan hilangnya B1KWK saat verifikasi jumlah dukungan KTP yang disetor ke Kantor KPUD Bone,” Papar M. Naim Koordinator aksi, di Kantor KPUD Bone, Selasa (23/1/2018).

Massa yang mengatasnamakan dirinya masyarakat pro demokrasi Kabupaten Bone ini, juga menuntut beberapa persoalan yang dianggap mencederai nilai – nilai demokrasi dikabupaten Bone, salah satunya menyesalkan sikap KPU Bone yang dinilai tidak transparan dalam proses verifikasi mulai dari tahap pertama sampai ke tahap selanjutnya.

“Kedatangan kami disini untuk mempertanyakan beberapa hal termasuk ketidakterbukaan KPU Bone dalam proses Verifikasi kemarin sampai pasangan kami ditetapkan tidak dapat melanjutkan tahapan pencalonan,” paparnya.

Ditempat yang sama Ketua KPU Kabupaten Bone, Aksi Hamzah mengatakan bahwa KPU Bone sudah sangat terbuka disemua proses termasuk sangat membantu Paslon Umar – Madeng.

“Kami bahkan banyak melabrak aturan main demi Pak Dokter, kami rasa sudah sangat membantu, dan yang paling penting masih ada harapan untuk maju yang pasti kita jalani semua tahapannya,” ujar Aksi.

Sementara itu kordinator divisi Pencegahan dan Hubungan antar Lembaga Panwaslu Bone, Alwi di depan para wartawan mengatakan bahwa untuk sementara,  tim Bapaslon Umar-Madeng wajib mengisi formulir di yang berikan sebagai salah satu syarat menagjukan pengaduan.

“Untuk sementara pengadu dalam hal ini bapak Umar – Madeng wajib mengisi formulir pengaduan, dan kami tunggu sampai hari Rabu, 24/01/2018,” imbuhnya.

Dari dasar pengaduan tersebut itulah yang akan dijadikan bahan dalam sidang sengketa yang akan di gelar nantinya, namun saat ini kami sementara mengambil langkah musyawarah dan ini panjang prosesnya. Pungkas Alwi

Andi Hedar